Home / Selingkuh / Cersex 2019 – Maaf Bro! Akhirnya Kusetubuhi Istrimu

Cersex 2019 – Maaf Bro! Akhirnya Kusetubuhi Istrimu

Maaf Bro! Akhirnya Kusetubuhi Istrimu – saya telah berkeluarga, tapi saya punyai WIL yg pula teramat kucintai. saya telah beranggapan dia sbg istriku saja. lantaran itu saya dapat memanggilnya dalam narasi ini juga sebagai istriku. bermula perbincangan selagi ini beliau mengemukakan bahwa beliau mau melihatku ‘bercinta’ dgn perempuan lain. hasilnya tibalah pengalaman aku ini.

tengah hari di hri Sabtu itu terasa panas sekali, tiupan AC mobil yg menerpa segera ke arahku dan ‘istriku’ berlutut dgn radiasi surya yg tembus lewat kaca-kaca perputaran udara. saya serta bertambah kencang di jalan tol menuju arah Bogor bagi satu buah kepentingan business. Seperti sudah direncanakan, kubelokkan mobil ke arah pom bensin di Sentul. sesudah tadi tidak pernah saya mengisinya. Dalam tiap-tiap antrian mobil yg lumayan panjang tampak ada gadis-gadis penjaja minuman berenergi. sesaat lumayan mencolok lantaran seragamnya yg lumayan perbedaan bersama warna sekelilingnya.

Cersex 2019 – Maaf Bro! Akhirnya Kusetubuhi Istrimu

Image result for tante indonesia

 

bermula sederetan gadis-gadis itu nampak ada satu orang yg paling elegan, putih, pass tepat dgn berjenis-jenis seragamnya. dirinya terlampaui indah pada bekerja diterik mentari seperti ini meskipun memanfaatkan topi. selama tersenyum, senyumnya lebih mengukuhkan kembali apabila di sini bukanlah lokasi yg patut baginya buat bekerja. saya pernah gamang jika dia tak beruang di deretanku dan saya terus hanyut dalam bermacam hitungan tentangnya, saya tak pernah bereaksi waktu dirinya mengangguk, tersenyum dan menawari produknya. hasilnya bersama rupa berdoa dirinya berbicara, “Buka dong kacanya..” langsung saya siuman dgn kondisi dan spontan mengakses kaca jendelaku. Istriku cuma menatap, tak ada komentar.

Meluncurlah kata-kata lumrah yg dirinya ucapkan tiap-tiap kali berjumpa unggulan customer. Suaranya enak didengar, tapi saya tidak menyimaknya. saya malah ulang tanya, anda� ngapain tugas di sini?”
“Mom, kita kan pula butuh sekretaris, mengapa tak beliau aja kita coba.”
“Ya, dapat aja”, jawab istriku.
macam mana� ingin? tanyaku guna perawan itu.
ingin� ingin Mas”, katanya.

sesudah kenalan sedikit dan silih ubah nomer telephone, kulanjutkan perjalananku sesudah isikan bensin hingga penuh. Istriku hasilnya tahu jika maksudku yg penting hanyalah mau bertaaruf� dengannya. beliau amat setuju dan antusias.

tengah malam kurang lebih jam 20:00 ponsel istriku berdering, cocok pembahasan dirinya dapat datang mendatangi awak. sesudah dikasih tahu bermula hotel hamba, beberapa waktu seterusnya dirinya unjuk bersama tampilan yg lumayan selesai. beliau segera sekali akrab bersama istriku sebab nyata-nyatanya asal mulai sejak wilayah yg sama yakni **** (edited), Jawa Barat. tak hingga separo jam saya telah merasa sungguh-sungguh yang merupakan satu buah suku yg akrab. beliau telah wirawan menderita penawaran saya guna ikut menginap dgn. dia pernah pamit singkat buat mengutus pengemudi salah satu keluarganya kepada pulang saja, dan telpon ke saudaranya bahwa tengah malam itu beliau tak pulang.

sesudah narasi kesana-kemari hasilnya perbincangan awak menjurus ke hal sex. sesudah agak asing sedikit selanjutnya batas hidup melumer lagi. sekarang ia mulai sejak menimpali biarpun agak malu-malu. sedikit narasi ia kembali gadis, telah dijodohkan oleh keluarganya yg dirinya belum demikian puas. Keingintahuannya kepada kesulitan sex termasuk juga agak tinggi, tapi pacarnya itu teramat pemalu, termasuk juga agak dingin dan agak dusun biarpun berbudi pass. ana ceritakan bahwa dalam persoalan sex beta senantiasa terbongkar, miliki tidak sedikit koleksi poto pribadi, sampai-sampai kali ini awak mau menghasilkan poto disaat ‘bercinta’.

“Udah ah, kita sambil tiduran aja yuk ngobrolnya”, ajak istriku.
“Nih anda gunakan kimono satunya”, kata istriku sambil mempertaruhkan pakaian inventaris hotel. meskipun saya yg tak ada persediaan pada menginap hasilnya cuma memanfaatkan kaos dan lancingan dalam. beliau dan istriku telah menumbangkan badannya di lokasi tidur, selanjutnya saya menghampiri istriku serentak memeluknya alamat atas. Kucumbu istriku asal sejak mulai firman, pipi, leher, dan buah dadanya. Istriku mengerang menikmatinya. saya menyinggahkan cumbuanku sekejap selanjutnya membujuk petandang istimewaku bagi membawa poto dgn camera digital yg senantiasa ana bawa. nampak dia agak kikuk, invalid menggapai kondisi dikala saya menolehnya.

sesudah saya mengajarinya gimana memanfaatkan camera yg kuberikan itu, selanjutnya kuteruskan mencumbu istriku. dgn getol kucumbu istriku alamat pucuk sirah hingga akhir kaki. waktu ini tamuku kira kira telah mengambil kondisi, beliau dgn lepas mengintip saya alamat lensa camera berasal segala segi. hasilnya istriku menggabai klimaksnya sesudah liang senggamanya kumainkan bersama lidah, dgn jari, dan terakhir bersama batang istimewaku. lagi pula saya belum apa-apa.

sekarang ini� gantian Rin, anda yg maen saya yg ngambil photonya”, kata istriku.
“Ah Mbak ini ada-ada aja”, kata Rini malu-malu.
sbg laki-laki, saya amat pandangan asal bahasa tubuhnya bahwa ia tak mendeportasi. Dalam kondisi telanjang genap saya berdiri dan serta-merta memeluk Rini yg juga menerkam camera. Tangan kirinya ditekuk seperti bakal menerkam pinggangku, tapi telapaknya cuma dikepal seolah ragu atau sipu. Kuraih camera yg semula di tangan kanannya setelah itu kuberikan guna istriku.

sekarang saya lebih lepas memeluk dan mencumbunya, kuciumi pipi dan lehernya, juga tanganku berulang menggerayang permulaan pundak hingga lekukan pantatnya. Pundaknya beberapakali berusaha merinding kegelian. ke-2 tangannya saat ini nyatanya telah jago mengganjar memelukku. seterusnya saya memangkunya dan merebahkannya di area tidur. Kukulum lisan mungilnya, kuciumi pipinya, kugigit-gigit mungil telinganya, seterusnya kuciumi lehernya punuh tegar dan bersungguh-sungguh. dirinya cuma mendesah, kadang menyentak nafas panjang dan kadang badannya menggelinjang-gelinjang.

tak terlampaui sulit saya mengakses kimononya, sececah setelah itu terlihat lanskap yg lumayan mempesona. Dua bukit yg pass sehat terbungkus rampung dalam BH yg sesuai bersama ukurannya. Kulitnya putih, steril dgn perawakan badan yg pass laksmi. sekilas saya menoleh ke bawah, kelihatan pahanya pass elegan. Sementara itu unggun mungil di selangkangan pahanya yg terbungkus CD menggalakkan lanskap keindahan.

beliau tak usir waktu saya mengakses BH-nya, begitu tengah dikala saya membeberkan kimononya melintasi ke-2 tangannya. Kuteruskan permainanku bersama mengitari lebih kurang bukit-bukit sehat itu. seluruhnya tutul di bidang atasnya sudah kutelusuri tak ada yg terlewatkan, saat ini ke-2 fakta itu kuremas perlahan. dia mendesah, “Eeehhh..”

selama kukulum puting susunya, badannya spontan bergerak-gerak, desahnya sedang makin terang terdengar. Kuulangi masih cumbuanku mulai sejak sejak mulai mengulum bibirnya, mencium pipinya, selanjutnya lehernya. setelah itu kuciumi terus bukit-bukit geulis itu, dan seterusnya kupermainkan ke-2 puting susunya bersama lidahku. Gelinjangnya makin terasa berupaya mengiringi desahannya yg terasa merdu sekali.

Petualanganku kuteruskan ke bidang bawahnya. beliau membendung saat saya dapat mengakses CD-nya yg adalah baju ahad yg tertinggal. “Ya nggak usah di buka� ujarku, saya� elus-elus aja ya sektor atasnya gunakan punyaku”, bujukku. beliau tak bereaksi, tapi saya cepat saja singsing

CD-nya ke bawah. Tampaklah dua kalam yg menjepit kolong cintanya dihiasi bulu-bulu tidak tebal. Kupegang burungku sambil bersila mengangkang di atas ke-2 pahanya, selanjutnya kuelus-eluskan burung itu ke penghujung kolong yg sebahagian tambah terselimuti CD. Agak lama dgn permainan itu, hasilnya gaya-gayanya sebab dia masih penasaran, maka beliau tak mencerai-beraikan kala kulepaskan CD-nya.

sekarang ini anda sama-sama telanjang, tidak satu lembar utas terus yg tertinggal. Kuteruskan permainan burungku dgn lebih lepas. tidak lama setelah itu larutan kenikmatannya pula telah membeludak menyebutkan kehadirannya. Burungku masih lebih tidak tersendat menjelajah. Tapi sebab lembahnya sedang gadis agak sulit sedang terhadap menembusnya.

waktu kucoba guna menyusulkan burungku ke dalam kolong sorganya, terlihat bibir-bibir kenikmatannya ikut terpojok dengan sirah burungku. Menyadari alam yg dilaluinya belum sempat dijamah, saya lumayan kuat hati pada lakukan permainan hingga kolong kenikmatannya sungguh-sungguh menerimanya dengan cara wajar. Gelinjang, desahan, dan aforisme wajahnya yg tambah menyangga kenikmatan membuatku makin bersifat dan lebih yakin diri guna tak serentak ejakulasi. dia telah tak menyadari apa yg pun berjalan. hasilnya sirah burungku diterima

Kuteruskan permainanku dengan mengeluarkan dan memasukkan lagi kepala burungku. Ia merintih kenikmatan, ia pasrah saja dengan keadaan yang terjadi, karena itu aku yakin bahwa rintihan itu bukan rintihan kesakitan, kalaupun ada, maka akan kalah dengan kenikmatan yang diperolehnya. Selanjutnya kulihat burung yang beruntung itu lebih mendesak ke dalam. Aku sudah tidak tahan untuk memasukkan seluruh burungku ke tempatnya yang terindah.

Kemudian kurebahkan badanku di atas tubuhnya yang indah, kuciumi pipinya sambil pantatku kugerakkan naik turun. Sementara burungku lebih jauh menjangkau ke dalam lembah nikmatnya. Akhirnya seluruh berat badanku kuhempaskan ke tubuh mungil itu. Dan.., “Blesss….” seluruh burungku masuk ke dalam surga dunia yang indah. Ia mengerang, gerakan burungku pun segera kuhentikan sampai liang kewanitaannya menyesuaikan dengan situasi yang baru.

Setelah agak lama aku pun mulai lagi memainkan gerakan-gerakanku dengan gentle. Kini ia mulai mengikuti iramaku dengan menggerak-gerakkan pinggulnya. Selang berapa lama kedua tangannya lekat mencengkram punggungku, kakinya ikut menjepit kedua kakiku. Kemudian muncul erangan panjang diikuti denyut-denyut dari lembah sorganya. “Eeehhh…” desahnya. Aku pun sudah tidak tahan lagi untuk menumpahkan seluruh kenikmatan, segera kucabut burungku kemudian kumuntahkan di luar dengan menekan ke selangkangannya. “Eeehhh…” erangku juga. Kami berdua menarik nafas panjang.

Setelah agak lama kemudian aku duduk, kuraih kaos dalamku kemudian aku mengelap selangkangnya yang penuh dengan air kenikmatanku. Tampak tempat tidurnya basah oleh cairan-cairan bercampur bercak-bercak merah. Ia pun segera duduk, sejenak dari raut wajahnya tampak keraguan terhadap situasi yang telah dialaminya. Aku dan istriku memberi keyakinan untuk tidak menyesali apa yang pernah terjadi.

Besok paginya aku sempat bermain lagi dengannya sebelum check out. Betul-betul suatu akhir pekan yang susah dilupakan. Akhirnya ia kutitipkan bekerja di perusahaan temanku.

Baca juga  : Cerita dewasa Cersex 2019 – Maaf Bro! Akhirnya Kusetubuhi Istrimu

About CeritaDewasas

Check Also

Cerita Sex Ngentot Ibu Tetanggaku

Cerita Sexs – Aku adalah seorang pria berumur 42 tahun, menikah dan sudah memiliki dua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Poker 88 Online
PokerRolex