Home / Abg / Sexy-nya ABG SMP

Sexy-nya ABG SMP

Saat itu aku adalah murid putih abu abu, aku baru masuk SMA yg aku idamkan, tak beda sewaktu jaman SMP pulang sekolah pukul 3 siang, suatu hari aku dapat kenalan dari temanku sekolah, dimana aku dikenalkan sama cewek SMP kelas 3, aku berkenalan dengannya dia masih malu-malu gimana, terlihat wajahnya yg memerah. Tapi yg aku herankan adalah bagian dadanya yg sudah menonjol dibanding teman yg lainnya, walaupun dia umurnya masih 14 tahun tapi tubuhnya bongsor wajahnya juga manis dengan kulit putih, kita berkenalan saat aku menanyakan namanya terlebih dahulu? “nama kamu siapa?” dan aku menanyakan nomor handphonenya, kami saling bertukar nomer handphone, dan suatu ketika ada waktu luang kita janjian untuk pertama kalinya dan aku juga merasakaan nervous karena ini pertama kali aku jalan sama cewek. keesokan harinya pada jam 19.00, aku telah berada di depan rumahnya sambil memencet bel tak lama setelah itu, keluar dari balik pintu sambil tersenyum manis sekali dia mengenakan kaos ketat dan rok yang kira-kira panjangnya hampir mencapai lututr berwarna putih. “Mana Bokap-Nyokap kamu?” aku bilang dan dia menjawab “aku disini tinggal sama papa dan pembantukus sedangkan mamaku dan kakakku ada di Palembang”.

 

 

“Terus papa kamu mana?” aku menanyakanya kembali, “OHH papaku sedang berada di hotel” dia menjawab jadi saat itu juga kita langsung pergi ke mall tanpa meminta izin dari orang tuanya. selama di perjalanan dengan naik motorku, tanpa disuruh dia memelukku dan anehnya kontolku langsung tegang kenyal terasa di belakangku seakan-akan memijit-mijit belakangku (motor waktu itu sangat mendukung, yaitu Honda Vario) Kita makan dan nonton di sebuah mall di Jakarta Utara dan langsung kembali ke rumahnya setelah selesai aku lihat mobil papanya belum juga datang. dan dia bilang “masuk yuk?, papaku kayak nya belum datang dan akhirnya setelah memarkirkan motor aku langsung masuk ke rumahnya dan dari belakang aku melihat pantatnya yang lengak-lengok secara tak sadar aku kaget teryata jam sudah lewat 9 malam dan aku menanyakan “pembantu kamu mana?” dia bilang kamar pembantu terpisah dari bangunan rumah ini agak jauh kebelakang , dan aku tanya lagi “Jadi kalau sudah bukakan pintu pembantu kamu langsung kebelakang?” dia jawab iya, dan aku kembali bertanya “terus yg bukain pintu buat papa kamu siapa, dan jam berapa papa kamu pulang?” dia bilang “paling cepat juga jam 12 malam (dan langsung pikiran ngeresku keluar).

Aku kembali bertanya “kamu mau ga jadi pacar akau?” dan dia bilang”IYAA” terus aku bilang “sini dong dekat-dekat aku” dan dia langsung duduk disebelahku, aku benar-benar tarik nafas dalam-dalam dia kaget sekali belum apa-apa tanganku langsung memegang payudaranya yang benar-benar gede dengan kuremas-remas dengan kuat (maklum abg khilaf kalau udah kebelet) dia langsung mengeluh ” OOOOHHH…SAKIT” katanya. aku langung mencium bibirnya dengan bilang “tahan sedikit yah?” dia cuma mengganguk. payudaranya aku remas dengan kedua tanganku sambilk aku jelajahi bibir dan lehernya yang agak ssexy itu, kita akhirnya berpangutan saling membenamkan lidah kita masing-masing. Kontolku langsung tegang dengan kerasnya. aq rasakan menegang dengan kerasnya, aku memegang tangannya dan menuntunya memegang punyaku dibalik celana dalam dan dia menurut saja lalu aku suruh untuk mengusapnya dan begitu dia pegang aku langsung mengeluh panjang “AHHHH ENAK, TERUSIN” dengan agak keras kedua tanganku langsung mengangkat kaos yang dia kenakan dan membenamkan mukaku diantara kedua payudara nya yang masih terhalang oleh BH sambil aku gigit-gigit kecil di sekitar daerah payudaranya, dia mulai mendesah “AHHH AHHHH” dan aku langsung mengangkat BH-nya, sehingga BH nya berada di atas payudaranya, sungguh pemandangan yg sangat menakjubkan melihat payudara besar dan puting yang berwarna kemerahan dan menjulang sekitar 1/2 cm yang terlihat kenyal.

AKu mulai menjilati kedua payudaranya dan menggigit-gigit putingnya dengan kerasss dan dia mengeluh “AAAAAAAAAAAH SAKITTTT” dengan keras. Akhirnya diapun langsung berdiri sambil sedikit melotot kepadaku, sekarang payudara dia berada tepat di wajahku dan sambil memandangi wajahnya yang sedikit marah kedua tanganku meremas kedua payudaranya dengan lembut. Diapun kembali mendesah “AAAHHH AAAAAHHHH” sambil aku gigit pelan-pelan hingga dia memeluk kepalaku namun aku melihat pintu ruang tamunya belum tertutup dan aku menyuruhnya untuk menutup dia pun mengangguk sambil berjalan untuk menutup pintu dengan mengendap-endap karena bajunya tetap terangkat sambil memperlihatkan kedua bukit kembarnya yg bikin hati siapa saja akan lemas melihat payudara yg seperti itu. Setelah mengunci pintu dia pun kembali berjalan ke aku langsung menyambutnya dengan memegang kembali kedua payudaranya dengan kedua tangan ku tetapi tetap dalm keadaaan berdiri dan Setelah puas mulutku mulai turun ke perutnya dengan pelan-pelan menuju bagian vitalnya sambil terus aku menjilati perutnya sesekali mengisap puting payudaranya, tanganku menggosok-gosok selangkangannya dengan sangat hati-hati sambil melihat bagian pahanya yang mulus dan berwarna putih aku mulai menciumi bagian vitalnya dengan terburu-buru dan akhirnya dia mendesis dengan kerass” AHHHHHH AAAAAAAH, ENAAAAKKKK” dengan pelan-pelan aku turunkan celana dalamnya dan teryata dia diam saja, (tiba-tiba di kepala muncul tanda setan), terlihatlah selangkangan yg ditumbuhi bulu-bulu tapi sangat sedikit. aku pun menjilatinya dengan penuh nafsu dan dia semakin berteriak “AAAAAAHHH AAAAAAAAAHHHH” setelah puas aku menyuruhnya untuk duduk di sofa dan aku membuka kancing celanaku dan aku turunkan celana dalamku. dengan kutuntun tangannya untuk mengelus kontolku yang sudah sangat tegang Diapun mengelusnya terus mulai memegang kontolku.

Diapun kaget sambil melotot melihat kontolku yang mempuyai ukuran yang lumayan dan aku menyuruhnya untuk melepas kaos yang dia kenakan dan roknya namun dengan trerburu-buru akhirnya aku sendiri yang melepaskanya tanpa ada keraguan diwajahnya maka dia telanjang sekarang di depanku sambil berdiri bulatlah dia depanku sambil berdiri, aku tak mau ketinggal aku langsung melepas seluruh pakaianku dan langsung menubruknya sambil menjilati wajahnya dan tanganku meremas-remas bagian payudaranya yang sudah semakin tegang, diapun mendesis, “Aahh…, aahh…, aahh…, aahh”, sewaktu tangan kananku turunkan ke lubang kemaluanya dan memainkan jari-jariku disana.

Setelah agak lama baru aku sadar bahwa jariku sudah basah dan aku menyuruhnya untuk tiduran dan siap-siap untuk memasukan punyakku kedalam vaginanya dari atas dengan pelan-pelan aku memulai menyodoknya dan dia kembali medesis “AAAAAAAHHHHHHH SAAAAYNG” aku menekanya dari atas dengan satu hentakan yang keras aku menyodoknya keras-keras namun aku merasakan seperti merobek sesuatu sambil dia berteriak menangis “SAKITTTTT” aku rasakan sepertinya kontolku dijepit olehnya dengan keras sekali hingga punyaku terasa seperti lecet di dalam kewanitaanya.

aku kembali sambil menciuminya dan berkata padanya “sebentar doang kok” dan memegang payudaranya kembali secara perlahan-lahan sambil menjilati lehernya lalu bibirnya kembali. dia tampak seperti menikmati ciuman-ciuma dan remasan tanganku di payudaranya “AHHHH AHHHH SAYANG INI PERTAMA KALI BUATKU” dan aku menjawabnya “IYAA INI PERTAMA KALI JUGA BUATKU sambil melihat kepadaku dengan wajah yang penuh pengharapan, aku benar-benar menikmati sekali seakan-akan ini menjadi hari yang paling panjang dalam hidupku, dia semakin mendesis sambil memejamkan matanya edan mengeluarkan suara kenikmatanb “AHHHHH AHHHHHHH” aku tarik pelan-pelan lalu aku majukan kembali samnbil terus meremas-remas payudaranya ia pun makin keras mendesis, “Aahh…, ahh…, AAAAAAHHHHHH” ketika aku rasakan dia sudah tidak kesakitan lagi aku pun mengeluar-masukkan kontolku dengan cepat dan dia semakin lama semakin menikmati dan tak lama aku berteriak “AHHHH AKU MAU KELUAAARRR”.

Aku langsung saja sodok dengan lebih keras lagi sampai-sampai aku rasakan aku sudah menyentuh bagian terdalamnya dan tak peduli lagi dengan suara desahanya, “AHHHHHH AHHHHHHHHH AHHHHHHHHHH” teruus lama-lam dia bilang “sayang aku mau keluar “AHHHHHHHHHHHHHHH” tiba-tiba dia mau melepaskan diriku dnegan tangan tetapi aku pegangi pinggulnya dengan kedua dengan cepat aku terus menyodoknya dan setelah aku rasakan air maniku sudah diujung aku melepaskannya dan ” Ccroott… croott.. ccrroooot AHHHHHHH” air maniku dengan cepat mebasahi sofa dan perutnya sambil tiduran aku cium pipinya dan Setelah itu aku bilang pake lagi bajukamu dan dengan malas dia berdiri dan memakai bajunya kembali. setelah kita berdua selesai aku mencium bibirnya dan berkata “aku pulang dulu ya sayang besok kita ketemu lagi” mungkin karena lemas dia hanya berjalan untuk mengantarkanku ke depan rumahnya dan tepat pukul 11 malam aku pulang dengan sejuta kenikmatan.

About CeritaDewasas

Check Also

Kenikmatan Bercinta Di Villa Puncak

Kenikmatan Bercinta Di Villa Puncak –  Kan senin hari libur!” Boleh juga pikirku. “Ok!” jawabku setuju. Jumat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Poker 88 Online
PokerRolex